Saturday, November 21, 2015

Cukup D3, Bisa Jadi Guru PAUD


Undang-undang Guru dan Dosen memang mewajibkan guru harus berstatus S1. Namun, hal itu tak berlaku bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pasalnya, dengan ijazah D3 sudah bisa menjadi guru PAUD.

"Saya tidak sepakat kalau guru PAUD harus S1. Kalau kami wajibkan itu banyak PAUD yang akan tutup," kata Ella Yulaelawati, Direktur Pembinaan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud‎, di Jakarta, Rabu (18/11).

Dia mengatakan, dari 73 ribuan PAUD binaan Kemendikbud, sebagian besar pengajarnya SMA. Guru yang berpendidikan Diploma, S1, dan S2 hanya sekitar 25 persen.

"Coba dibayangkan bila kami haruskan pengajarnya harus S1, berapa banyak yang akan tutup. Lagipula gaji guru PAUD tidak banyak. Mana mau sarjana dibayar kecil," terang Ella.

Selain itu, masih ada PAUD bentukan ibu-ibu PKK yang diajar lulusan SMP. Namun, semangat ibu-ibu PKK ini harus dihargai karena mau ikut mendidik anak usia dini.

"Memang mutu harus jadi utama, karena itu tenaga pendidik yang diajari dan diberikan pelatihan agar kemampuan mengajarnya meningkat," tegas Ella.
Sumber : http://jpnn.com

Thursday, November 19, 2015

Soal UAS SMP Kelas 7 Semester 1 KTSP Lengkap Terbaru PKn Matematika IPA IPS Bahasa Indonesia PAI

Soal UAS SMP Kelas 7 Semester 1 KTSP Lengkap Terbaru PKn Matematika IPA IPS Bahasa Indonesia PAI-Hallo temen selamat berjumpa lagi di topiksekolahan minggu ini, kali ini admin akan mengajak kalian semua untuk belajar mengisi soal untuk persiapan UAS semester ganjil mendatang. Kenapa sih mesti belajar mengisi soal? Karena menurut penelitian berlatih soal soal itu merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi kalian. Minimal kalau udah pernah mengisi soal yang materinya sama kalian punya pengalaman cara menyelesaikannya, itu yang pentingnya sebenarnya.

Oke berlatih soal merupakan pekerjaan yang bikin males sebenarnya, tapi kalau tidak dilakukan kalian gak sama saja tidak mau bekerja keras untuk mendapatkan yang terbaik. Maksudnya ini bagian dari proses untuk mendapatkan prestasi terbaik kalian. >>Baca: Keseharian Siswa SMA di Jepang itu Ternyata Seperti ini..... Mau Tau?

Soal UAS SMP Kelas 7 Semester 1 KTSP Lengkap Terbaru PKn Matematika IPA IPS Bahasa Indonesia PAI

Berikut soal soal UAS SMP kelas VII semester 1/Ganjil yang bisa kalian jadikan bahan belajar dan latihan mengisi soal soal untuk persiapan UAS semester ganjil mendatang.
  • Soal UAS Matematika SMP Kelas VII Semester 1 - Download << Klik
  • Soal UAS IPA SMP Kelas VII Semester 1 - Download << Klik 
  • Soal UAS Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Semester 1 - Download << Klik  
  • Soal UAS IPS Kelas VII Semester 1 - Download << Klik 
  • Soal UAS PKn SMP Kelas VII Semester 1 - Download << Klik  
  • Soal UAS PAI SMP Kelas VII Semester 1 - Download << Klik 
  • Soal UAS Bahasa Inggris SMP Kelas VII Semester 1 - Download << Klik 
Nah itulah soal soal yang bisa kalian download dan dikerjakan, kalau mengerjakannya secara berkelompok itu lebih baik kalian akan lebih cepat mendapatkan solusi dari soal-soal yang kalian anggap tidak mudah. Dan mintalah bimbingan dari orang-orang disekitar kalian yang kalian anggap bisa menjadi patner belajar yang baik dan menyenangkan tentunya. >>Mesti tau: Uraian Tugas Ketua Kelas, Wakil Ketua Kelas, Sekretaris dan Bendahara Kelas

Beberapa bank soal lainnya yang ada di situs ini juga bisa kalian jadikan bahan berlatih soal, diantaranya yang berikut ini nih....
Demikian posting kali ini semoga bermanfaat buat semuanya, terutama buat kalian nih siswa siswi kelas 7 SMP yang mulai dari sekarang mesti udah siap siap untuk mempersiapkan diri untuk bisa meningkatkan prestasi pada UAS nanti. Soal soal diatas juga bisa digunakan bapak ibu guru yang sedang menyusun naskah soal UAS untuk digunakan pada uas semester ganjil nanti di masing-masing sekolah.

Monday, November 16, 2015

Pengumuman dan Pemanggilan Ujian Ulang Tahap 1 PLPG Rayon 117 Unlam Tahun 2015


Menurut surat Panitia Sertifikasi guru Rayon 117 Universitas Lambung Mangkurat dengan  Nomor 36/PSG-Rayon_117 Unlam/XI-2015 tanggal 16 Nopember 2015 tentang panggilan Ujian Ulang PLPG Rayon 117 Universitas Lambung Mangkurat Tahap ke-1 yang telah mengikuti PLPG Gelombang 1 dan 2. 

Catatan:  
Apabila di dalam daftar peserta Ujian Ulang Tahap 1 nama anda tidak tercantum, maka anda dinyatakan lulus PLPG tahun 2015

Adapun Jadwal Ujian Ulang PLPG Tahap 1 tahun 2015 ini akan dilaksanakan pada :
Hari / tanggal : MINGGU / 22 Nopember 2015
Waktu :
1) SUTN Jam 09.00 – 11.00 WITa
2) SUTL Jam 11.30 – 12.50 WITa
Tempat : Kampus FKIP – Unlam, Jalan Brigjen H. Hasan Basry Banjarmasin
Adapun Surat Pengantar dan Daftar Peserta PLPG Rayon 117 Unlan yang mengulang pada Tahap 1 ( PLPG Tahap 1 dan 2) dapat anda unduh/download di bawah ini :

Kebijakan Berbasis Dapodik, Operator Sekolah Berperan Penting


Mulai 2016, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama akan murni menggunakan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk intervensi kebijakan, salah satunya mengenai pembenahan sarana prasarana sekolah. Direktorat tak lagi memerlukan proposal dari sekolah.

“Untuk mengetahui jumlah kebutuhan RKB, kita tinggal buka Dapodik dengan membandingkan rombel dan ruang kelas yang dimiliki,” ujar Khamim, Kepala Subdirektorat Program dan Evaluasi, Direktorat Pembinaan SMP, saat menyampaikan materi pada Training of Trainers Sistem Pendataan Dapodik di Hotel Harris Convention Center Bandung, Jawa Barat, Ahad malam, 15 November 2015.

Atas kebijakan tersebut, Khamim berharap kualitas data Dapodik kian hari semakin baik. Oleh karena itu, peran operator sekolah sangat penting. “Peran Bapak/Ibu sangat kami harapkan untuk memvalidasi data yang dientri teman-teman data di satuan pendidikan,” ujarnya.

Selain sebagai basis data rehabilitasi sarana-prasarana pendidikan, tambah Khamim, Dapodik juga digunakan untuk pemanfaatan program lain, salah satunya penyaluran Bantuan Operasional Sekolah.

Pada 2014, Direktorat Pembinaan SMP mengirimkan surat edaran kepada sekolah agar memperbarui (update) data Dapodik. Jika tidak melakukannya, sekolah tidak akan menerima dana BOS. Maka berduyun-duyun sekolah memperbarui datanya terlebih terkait data guru yang digunakan untuk penyaluran tunjangan sertifikasi.

“Data yang kami usulkan untuk anggaran BOS 2015 relatif lebih bagus dibandingkan setahun lalu,” ungkap Khamim.

Agar semua kebijakan tersebut terus berjalan, Khamim berharap peran operator sekolah terus ditingkatkan. Dengan kualitas data Dapodik yang semakin tinggi, kesuksesan program-program unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga semakin baik.

Training of Trainers Sistem Pendataan Dapodik diselenggarakan di Hotel Harris Convention Center Bandung, Jawa Barat, pada 15-17 November 2015. Peserta acara ini berasal dari Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sumber : http://dikdas.kemdikbud.go.id

Thursday, November 12, 2015

Selesai UKG,Selanjutnya Tahun Depan Penilaian Kinerja Guru


Uji Kompetensi Guru (UKG) dimulai pada tanggal  9 November 2015,sekitar 2,9 juta guru di Indonesia mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) sepanjang bulan ini. Setelah UKG usai, mereka harus kembali bersiap menghadapi tes berikutnya, yaitu Penilaian Kinerja Guru (PKG).

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Sumarna Surapranata menjelaskan, PKG akan dilaksanakan tahun depan. Skema ini menilai guru secara lebih menyeluruh, baik secara pengetahuan maupun kemampuan.

"Karena orang yang jago dalam matematika belum tentu bisa mengajar matematika. Yang mahir dalam pelajaran bahasa Inggris belum tentu jago ngajar bahasa Inggris," ujar Pranata dalam Bincang-Bincang UKG di Kemdikbud Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Ada empat komponen penilai dalam PKG. Mereka adalah pengawas, kepala sekolah, siswa, komite sekolah serta untuk jurusan tertentu yakni dari dunia usaha dan industri.

"Kenapa siswa? Siswa itu bisa tahu bila selama satu semester gurunya hanya ngasih soal atau hanya mencatat padahal bukunya sudah ada. Siswa bisa menilai itu," ujarnya.

Nantinya, nilai UKG akan digabungkan dengan PKG. Skor akhir kedua tes ini akan menjadi potret utuh kompetensi yang dimiliki seorang guru. Meski demikian, Pranata menegaskan, Kemdikbud tidak mengejar target ketuntasan minimal kompetensi guru.

"Yang dikejar adalah guru sebagai pembelajar, kalau gurunya mau belajar maka para siswa pun lebih mau lagi belajar," pungkasnya.
Sumber :  http://news.okezone.com