Thursday, December 31, 2015

Pengumuman Hasil Ujian Ulang 2 ( Tahap 3-4 ) PLPG Rayon 117 Unlam Tahun 2015


Sekedar meneruskan kiriman dari Admin Dinas Kab.Tanah Bumbu

Kepada Yth
Kepala UPK Se-Tanah Bumbu
Kepala Sekolah Se-Tanah Bumbu
Kepada Guru Se-Tanah Bumbu

Di_Tempat
Dengan hormat,
Diberitahukan bahwa sertifikasi guru melalui Pola PSPL dan PLPG kuota tahun 2015  yang dilaksanakan oleh Rayon_117 Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin telah selesai dilaksanakan dan telah dilakukan cleaning data oleh pusat. Sehubungan dengan hal tersebut, maka bersama ini diumumkan hasil pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2015 (terlampir). Penyerahan sertifikat pendidik akan diberitahu kemudian.

Atas perhatian dan kerjasamanya kami haturkan ucapan terima kasih.

Download hasil SERGUR 2015 *11 TANAH BUMBU

Kurikulum Nasional Bukanlah Nama Baru Dari Kurikulum 2013


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, selama setahun terakhir ini Kemendikbud terus melakukan evaluasi Kurikulum 2013. Akhir tahun ini, evaluasi Kurikulum 2013 tersebut telah selesai dilaksanakan dan akan segera diinformasikan kepada masyarakat.

“Evaluasi kurikulum alhamdulillah sudah tuntas. Road map atau peta jalan (Kurikulum 2013) juga sudah siap. Akan segera kami publikasikan,” ujar Mendikbud saat konferensi pers akhir tahun 2015 di Graha Utama Kemendikbud, Jakarta, (30/12/2015).

Ia mengatakan, setidaknya ada dua aspek yang dievaluasi dalam Kurikulum 2013, yaitu desain Kurikulum 2013 dan dokumen Kurikulum 2013. Implementasi Kurikulum 2013 saat ini masih dilakukan secara bertahap sambil menunggu hasil evaluasi Kurikulum 2013.

Mendikbud juga membantah kabar yang beredar mengenai penggantian nama Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Nasional. Kurikulum nasional, katanya, bukanlah nama baru dari Kurikulum 2013, melainkan bermakna bahwa kurikulum tersebut berlaku secara nasional. “Tidak ada Permendikbud yang menyebut tentang Kurikulum Nasional,” tegasnya.

Menteri Anies menuturkan, implementasi Kurikulum 2013 akan tetap dilanjutkan sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dirampungkan Kemendikbud. “Kita ingin proses perbaikan kurikulum tidak dipandang sebagai satu-satunya cara meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Ini hanya salah satu caranya,” ujarnya. Sumber : http://www.kemdikbud.go.id

Wednesday, December 30, 2015

Inilah Jadwal Pembagian Rapor Hasil UKG

Usai menggelar uji kompetensi guru (UKG), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan memberikan pelatihan bagi para guru. Targetnya, memperbaiki kompetensi guru yang masih di bawah standar.

Dalam Kilasan Kinerja Setahun Kemdikbud di Jakarta, Rabu (30/12/2015), Mendikbud Anies Baswedan menyebutkan, rata-rata nilai UKG nasional adalah 53,02, sedangkan pemerintah menargetkan rata-rata nilai di angka 55. Selain itu, rerata nilai profesional 54,77, sementara nilai rata-rata kompetensi pendagogik 48,94.

Setiap guru, ucap Anies, akan mendapatkan rapor yang di dalamnya terdapat data guru beserta 10 komponen penilaian. "Komponen yang masih berwarna merah menandakan guru itu perlu mendapatkan pelatihan di bidang tersebut," kata Anies.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini menambahkan, pihaknya terus melakukan perbaikan sampai akhirnya menjadi sempurna. Meski demikian, Anies mengingatkan agar hasil UKG tidak dijadikan sebagai alat hukuman untuk guru.

"UKG seperti bercermin. Dari hasil itu akan diperbaiki untuk meningkatkan kinerja guru. Pengembangan pelatihan dilakukan sesuai dengan kebutuhan guru," tuturnya.

Sementara Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, Sumarna Surapranata memaparkan, rapor hasil UKG akan dibagikan ke sekolah pada pertengahan Januari 2016. Sedangkan pelatihan untuk para guru direncanakan dilakukan pada Mei 2016.

"Target hasil akan disebarkan pada pertengahan Januari, semoga tidak ada kendala. Sekarang tinggal menunggu hasil dari beberapa daerah yang menggunakan UKGoffline. Pelatihan bagi peserta rencananya Mei 2016," tandas pria yang akrab disapa Pranata itu.
Sumber : http://news.okezone.com

Tuesday, December 29, 2015

Dapodikdas Sudah Update V.4.0.3


Seiring bertambahnya waktu aplikasi Dapodik selalu mengalami perubahan dari masa kemasa, yang sebelumnya adalah v.4.0.2 kini Aplikasi Dapodikdas versi 4.0.3 sudah di-release secara resmi. Silakan melakukan proses upgrade versi aplikasi melalui menu PENGATURAN di aplikasi Dapodikdas. Pada perubahan ini waktu kadaluarsa aplikasi akan diperpanjang dari tanggal 31 Desember 2015 menjadi 31 Januari 2016.
CARA UPDATE VERSI BARU
Koneksi internet dalam keadaan online
1.Klik Pengaturan

2.Klik Cek Pembaruan

3.Klik Lanjutkan

4.Pada proses pembaruan,tunggu sampai proses  (BERHASIL) dan lihat apakah sudah SELESAI

5.Kalau proses sudah SELESAI Klik MUAT ULANG HALAMAN SEKARANG maka akan kembali ke halaman Beranda

6.Pada  saat di halaman Beranda Klik F5,lihat Versi akan berubah ke V.4.0.3

Monday, December 28, 2015

Ini Respons Kemristekdikti Tentang Alumni Kampus Nonaktif Dilarang Tes CPNS

Belum lama ini beredar informasi bahwa Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengeluarkan larangan bagi pemilik ijazah dari kampus nonaktif yang masih dalam pembinaan untuk mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Informasi tersebut buru-buru dibantah Kemristekdikti.

"Jadi Jumat saya dapat SMS untuk mengonfirmasi perihal pelarangan itu. Begini, Kemristekdikti tidak punya otoritas untuk menetapkan ijazah dari lulusan kampus dalam pembinaan untuk mengikuti tes CPNS," ujar Dirjen Kelembangaan dan Pendidikan Tinggi (Dikti), Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo di Gedung D Kemristekdikti, Senin (28/12/2015).

Patdono menegaskan, pihaknya tak pernah mengeluarkan fatwa bahwa mahasiswa lulusan kampus dalam pembinaan tidak bisa mendaftar seleksi CPNS. Sebab, itu semua merupakan kewenangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Bahkan saya sudah konfirmasi dengan MepanRB namun katanya tidak. Begitu juga dengan ketua BKN, sama," terangnya.

Mengingat penyebaran informasi simpang siur yang cepat, Patdono melakukan penelusuran dari mana asal seruan tersebut. Ternyata, informasi itu merupakan pemberitaan dari sebuah media yang beredar beberapa bulan lalu, namun kembali disebarkan ke kalangan luas sehingga menyebabkan kesalahpahaman.

"Informasi itu memang pernah diberitakan pada 7 Oktober lalu dalam acara Konferensi Pers tentang kampus yang dinonaktifkan. Kala itu, saya ingat mengimbau pihak yang mau terima pegawai baru untuk mengecek dahulu ijazah-ijazah para pelamarnya, setidaknya cek dulu apakah kampusnya terdaftar di pangkalan data Kemristekdikti," tandasnya.
Sumber : http://news.okezone.com

Sunday, December 27, 2015

Waspada Info Menyesatkan Tentang Jadwal Seleksi CPNS 2016 di Medsos

Sekedar meneruskan info dari Kemenpan RB dan BKN bahwa Hingga saat ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menyusun jadwal seleksi ataupun penerimaaan CPNS tahun 2016.

Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, menanggapi adanya rumor yang banyak beredar di media sosial yang menyebarkan seolah-olah pemerintah sudah menetapkan jadwal selwksi CPNS tahun 2016 di sejumlah instansi pemerintah.

Karena itu, atmaji mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan penipuan yang terkait dengan rekrutmen CPNS. "Kami mengimbau masyarakat untuk menyaring informasi mengkonfirmasikan lebih lanjut kepada keapada kami," ujarnya di Jakarta, Senin (28/12).

Lebih lanjut Sesmen PANRB menyampaikan, masyarakat dapat menghubungi melalui alamat email halomenpan@menpan.go.id.

Diungkapkan, beberapa hari terakhir ini beredar rumor di media sosial, dengan sumber yang tidak jelas tentang jadwal penerimaan CPNS di berbagai kota pada 2016. Hal seperti ini memang sudah beberspa kali terjadi. Tetapi sekali lagi ditegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Atmaji juga percaya bahwa masyarakat sudah semakin cerdas dalam menyikapi setiap informasi yang beredar. Ditambahkan, setiap infomasi terkait seleksi CPNS akan diinformasikan melalui website 

Kementerian PANRB. "Saya tidak tahu, apa motivasi orang yang memposting rumor itu di media sosial. Tapi saya kira mereka punya tujuan tertentu untuk kepentingan pribadi. Bisa saja penipuan, atau mungkin juga black campaign terhadap reformasi birokrasi di bidang SDM Aparatur yang dalam beberapa tahun terakhir ini sudah berjalan dengan baik," imbuhnya.
Sumber : http://www.menpan.go.id/

Friday, December 25, 2015

Kemristekdikti Bakal Menerapkan Tes Baru untuk Calon Guru

Tidak semua orang bisa menjadi guru. Apalagi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) bakal menerapkan tes bakat minat untuk penerimaan mahasiswa baru calon guru di lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan (LPTK).

"Selama ini, rekrutmen mahasiswa untuk calon guru atau bukan kan sama saja," kata Direktur Pembelajaran, Ditjen Pembelajaran dan Mahasiswa, Kemenristek Dikti Dr. Paristyanti Nurwardani di sela "Lokakarya Instruktur Pendidikan Profesi Guru di LPTK" untuk tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika (USAID) di Semarang.

Mulai tahun depan, kata Paristiyanti, rekrutmen calon mahasiswa untuk program pendidikan guru di LPTK akan ditambahi dengan tes minat dan bakat. Dengan begitu, akan terjaring calon guru yang benar-benar menjiwai perannya.

"Bagi calon mahasiswa program pendidikan guru yang tidak lolos tes minat dan bakat akan diberikan kesempatan kembali untuk mendaftar. Kalau sampai dua kali ternyata tidak lulus, ya, sudah," imbuhnya.

Menurut Paristiyanti, penerapan tes minat dan bakat untuk calon mahasiswa khusus program pendidikan guru di LPTK merupakan salah satu hasil kesepakatan atas pertemuan Kemenristek Dikti dengan 17 pimpinan LPTK di Indonesia. Dia mengatakan, saat ini Kemristekdikti tengah fokus untuk melakukan revitalisasi LPTK-LPTK di Indonesia yang berjalan secara bertahap, yakni pada 2015 sudah dilakukan revitalisasi terhadap 17 LPTK.

"Pada tahun depan, 17 LPTK ini berhasil mengajak LPTK-LPTK yang lain untuk direvitalisasi. Jumlah total LPTK saat ini sebanyak 421 LPTK, terdiri atas 380 LPTK swasta dan 41 LPTK Negeri," tuturnya.

Paristiyanti menyebutkan, tes minat dan bakat untuk calon guru itu resmi diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang, yakni September 2016 dan baru diterapkan di 47 LPTK, baik negeri maupun swasta.

"Ya, belum semua LPTK, memang. Namun, sudah ada beberapa LPTK swasta yang akan menerapkan. Jadi, tidak hanya yang negeri karena sebenarnya baik negeri maupun swasta kan untuk rakyat Indonesia," katanya.
Sumber : http://news.okezone.com