Monday, December 7, 2015

Mengenal Lebih Dekat Biografi Ust. Yusuf Mansur

Siapa yang tidak kenal dengan Uastadz Yusuf Mansur, da'i kondang dan juga penulis produktif ini memang menjadi buah bibir disebagian penduduk muslin Indonesia. Sosoknya yang sederhana, berikut sepak terjangnya di dunia dakwah memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Slogan "one day one ayat", manfaat sedekah, dan pesantren Tahfidz menjadi ikon dan bukti sepak terjang ustadz berperawakan kecil ini. Yuk kita kenal lebih dekat biografinya ustadz Yusuf Mansur ini.......

Mengenal Lebih Dekat Biografi Ust. Yusuf Mansur

Biografi Ustadz Yusuf Mansur
Ustadz Yusuf Mansur lahir dari keluarga yang memang taat terhadap agamanya. Kedua orangtuanya Abdurrahman Mimbar dan Humrif’ah merupakan sosok yang mempengaruhi kehidupan Yusuf Mansur setelah dewasa. Yusuf Mansur lahir 19 Desember 1976 di Jakarta, setelah lulus MTS beliau melanjutkan pendidikan ke MAN di bilangan Jakarta Barat pada tahun 1992. Terlahir dari keluarga yang kental terhadap agama, ternyata Ust. Yusuf Mansur malah menyukai dunia komputer, itu yang akhirnya membuat dirinya memilih kuliah di jurusan informatika di salah satu perguruan tinggi di Bogor.

Tapi sayang karena pergaulan, bukannya kuliah uastadz lebih suka balapan motor ketimbang kuliah, akhirnya beliau di drop out dari perguruan tinggi tempat kuliahnya tersebut. Setelah DO tersebut, Yusuf Mansur  kembali mencoba kuliah di UIN Jakarta mengambil jurusan Peradilan Islam. Di UIN tersebut sempat juga DO tapi ia coba bangkit lagi dan kembali mendaftar kuliah disana.

“Waktu itu, saya bersita-cita ingin menjadi hakim yang jujur dan amanah. Kalau nggak jadi hakim minimal jadi penghulu. Bisa beramal ngawinin orang banyak," kelakarnya prihal kenapa ia memilih jurusan peradilan Islam di UIN tersebut.

Bukan cuma hobi balap motor, sejak kecil Ust. Yusuf Mansur sudah suka bisnis
Bukan cuma hobi balap motor yang membuat dirinya di DO saat kuliah di Bogor, tapi ada hobi lainnya yang mungkin itulah cikal bakal dirinya menjadi enterpreneur seperti yang dilakukannya saat ini selain sebagai Da'i.

Beliau pernah menjalankan bisnis informatika, walaupun DO di jurusan informatika, beliau sudah terlanjur jatuh hati pada bidang komputer. Kecintaannya pada bisnis ini dipengaruhi oleh Luthfi, teman satu kamar beliau saat kos di Bogor. Dan saat ini untuk mewujudkan kecintaan Ust. Yusuf Mansur pada ilmu informatika, beliau telah mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cipta Karya Informatika.

Ustadz Yusuf Mansur pernah masuk Bui
Ini adalah perjalanan kelam hidupnya, dimana ia harus merasakan kamar prodeo. Itu lantaran setelah beberapa lama menjalankan bisnis informatika, beliau terlilit utang yang sampai miliaran rupiah. Karena tak sanggup bayar hutang, akhirnya beliau berurusan dengan pihak yang berwakib dan akhirnya harus rela mendekam dibalik bui selama dua bulan yaitu tahun 1996. Pengalaman yang buruk tidak menjadi pelajaran berharga, dua tahun setelah di bui, pada tahun 1998 beliau kembali masuk bui dikarenakan cara hidup dan pergaulan yang salah.

Selama di dalam penjara itulah ia mengalami perubahan spiritual, dan ia mendapat banyak hikmah disini. Dan itulah yang akan kelak menjadikannya Yusuf Mansur seperti yang kita lihat saat ini.

Didalam bui yang keduakalinya tersebut, Yusuf Mansur mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Pelajaran tersebut bukan datang dari orang yang ada disekitar penjaran tersebut, melainkan dari barisan semut.

Ceritanya waktu itu beliau mempunyai sepotong roti hasil perbagian dari sipir penjara, dan ketika ia hendak menyantap makanan tersebut, ia melihat barisan semut yang sedang mencari makan, ia pun memberikan roti yang hendak ia makan tersebut. Dan dengan polosnya Yusuf Mansur mengeluarkan kalimat seperti ini; "Tuhan elu sama dengan Tuhan gue. Begini dah, kalau gue berdoa tidak bakal terkabul karena dosa gue banyak, tapi, kalau elu pada yang berdoa barangkali terkabul. Nih, elu makan roti, tapi doakan gue bisa makan nasi. Perut lapar, nih''

Dan ajaib, tidak berapa lama, tiba-tiba sipir penjara mengantarkan nasi padang untuknya. Beliaupun kaget tak percaya. Yusuf Mansur yakin, Allah SWT telah membalas sedekah roti yang ia berikan kepada semut dengan pengganti yang lebih istimewa yaitu sebungkus nasi padang. Dari apa yang ia lamai tersebut kemudain beliau menyimpulkan bahwa dengan bersedekah kepada semut saja dia sudah diberi ganjaran kontan sama Allah, apalagi bila bersedekah kepada manusia. Dari pengalaman di penjara itu, beliau seperti merasa ada panggilan Allah untuk menyampaikan misi bahwa nasib bisa berubah dengan bersedekah.

Awal mulai Berda'wah
Setelah satu tahun lamanya meringkuk dalam bui, akhirnya pada tahun 1999 Yusuf Mansur dibebaskan. Dan lantaran pengalamannya dari balik bui berkat pelajaran dari semut tersebut, belipun mencari tempat yang tepat untuk menyebarkan misinya. Akhirnya Yusuf Mansur bertemu Ustadz Basyuni, seorang ulama lokal di dekat Terminal Kalideres.

Yusuf Mansur mulai  memberanikan diri dengan mengajar di terminal kali deres sekali  dalam semingu bersama Ustadz Basyuni. Selama dia mengajar, ia berbagi pengalaman dahsyat tentang bersedekah. Efeknya, ada banyak preman yang tobat, mereka punya latar hidup yang gelap seperti pembunuh, pemerkosa, calo tukang peras, dan lain sebagainya.

Gebrakan dakwah Ust. Yusuf Mansur adalah setelah beliau menerbitkan buku pertamanya yaitu Wisata Hati; Mencari Tuhan yang Hilang. Ternyata tanpa beliau duga, buku perdana ini mendapat sambutan yang luar biasa dari pembaca, beliau kebanjiran order bedah buku. Didalam penyampaiannya, ustadz yusuf selalu menyisipkan keajaiban sedekah. Beliau juga menceritakan kisah nyata yang ajaib dari efek sedekah ini. Saat ini nama Ust. Yusuf Mansur sudah menjadi bauh bibir dimana-mana, menjadi salah satu penda'wah yang dikenal di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Demikian Biografi Ust. Yusuf Mansur yang admin tulis dalam judul Mengenal Lebih Dekat Biografi Ust. Yusuf Mansur, merupakan salah satu tokoh yang memberi banyak insfirasi. Nantikan tokoh-tokoh insfirasi berikutnya.

>> Baca: Profil Singkat Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Ust. Yusuf Mansur

Sumber referensi:
http://pesantrenyusufmansur.blogspot.co.id/
https://id.wikipedia.org/wiki/Yusuf_Mansur


Sunday, December 6, 2015

Download Kumpulan Soal UAS SD/MI DKelas 1 2 3 4 5 6 Semester 1/Ganjil KTSP Terbaru Lengkap Arsip TP.2015/2016

Hallo selamat pagi semuanya! Selamat pagi, buat adik-adik di Sekolah Dasar hari ini hari pertama kalian UAS ya, semoga dihari pertama ini kalian diberi ketenangan untuk bisa mengsi soal soal UAS dengan baik. Untuk bahan belajar maka admin TopikSekolahan coba mengarsipkan kumpulan soal ulangan akhir semester (UAS) ganjil untuk semua kelas, baik kelas rendah maupun kelas tinggi. Untuk lebih jelasnya silahkan melihat kumpulan soal UAS yang sudah admin listing dibawah ini.

Yang lebih penting soal-soal UAS SD kelas 1 2 3 4 5 6 semester 1 ini terarsipkan, dan ketika membutuhkan kembali di tahun depan bisa menjadi alternatif bank soal yang siap digunakan, itu sih tujuan utamanya memposting kumpulan soal ini.

Download Kumpulan Soal UAS SD/MI DKelas 1 2 3 4 5 6 Semester 1/Ganjil KTSP Terbaru Lengkap Arsip TP.2015/2016

Soal-soal UAS Kelas 1 SD Semester 1/Ganjil 
Untuk soal soal kelas 1 SD ini terdiri dari beberapa mata pelajaran, berkas soal siap diunduh tinggal unduh dan langsung digunakan saja. Lebih lengkap silahkan mengunduhnya:
Selanjutnya kita tengok kumpulan soal untuk kelas rendah berikutnya, yaitu kumpulan soal uas sd untuk kelas 2 semester 1. Lengkapnya lihat pada undierlist dibawah ini.

Soal Soal UAS Kelas 2 SD/MI Semester 1/Ganjil KTSP
Kumpulan soal kelas 2 SD untuk uas semester ganjil ini terdiri dari beberapa mata pelajaran, sepertihalnya pada list kumpulan soal diatas, lebih lengkap silahkan dilihat:
Lanjut ke kelas diatasnya, yaitu kelas III SD. Untuk kelas 3 SD ini masih sama daftar nama-nama mata pelajarannya seperti pada daftar soal diatas, silahkan melanjutkan mengunduh kumpulan soal untuk kelas 3 SD berikut ini!

Soal soal UAS Kelas 3 SD/MI Semester 1/Ganil Kurikulum KTSP
Untuk kumpulan soal uas kelas 3 SD ini terdiri dari 5 mata pelajaran pokoknya saja, lebih lengkap silahkan mengunduh pada tautan listing soal dibawah ini:
Oke kumpulan soal UAS kelas rendah sudah bisa diunduh pada semua daftar soal kelas 1 sampai dengan kelas 3 SD diatas. Ada banyak soal yang bisa dijadikan bahan belajar bagi siswa, dan berikutnya kita lanjutkan untuk menguduh soal uas dikelas yang lebih tinggi lagi, yaitu soal soal untuk kelas 4 sampai dengan kelas 6 SD.

Kumpulan Soal soal UAS Kelas 4 SD/MI Semester 1/Ganjil
Sepertihalnya soal soal UAS kelas 3 SD diatas, untuk soal UAS kelas 4 SD ini juga terdiri dari lima mata pelajaran pokoknya saja. Lebih lengkap silahkan mengunduhnya pada listing berikut:
Oke kelas 4 sudah kita buatkan listingnya, berikutnya kita lanjutkan untuk melihat koleksi soal soal UAS semester ganjil lainnya, yaitu soal soal ulangan akhir semester ganjil untuk kelas V SD berikut ini!

Download Soal soal UAS Kelas 5 SD/MI Semester 1/Ganjil KTSP 
Kumpulan soal UAS kelas 5 SD semester ganjil ini terdiri dari soal UAS untuk lima mapel pokok, lebih lengkap untuk mengundhnya pada arsip soal dibawah ini:

Demikian kumpulan soal UAS SD/MI semester 1 ganjil diatas, semoga bermanfaat untuk semuanya, terutama untuk bahan belajar dan latihan siswa sisiwi kelas 1 sampai dengan kelas 5 SD/MI menjelang pelaksanaan UAS SD semester ganjil. Dan melengkapi koleksi soal soal UAS SD/MI semester ganjil diatas kita lengkapi segera dengan kumpulan soal uas untuk kelas VI SD berikut ini...................

Soal soal UAS SD/MI kelas 6 semester 1/Ganjil KTSP
>>Unduh soal soal untuk kelas 6 SD semester ganjil disini ( Download )

Dan akhrinys semua kelas sudah terisi listing soal soalnya, dari kelas 1 sampai kelas 6 SD sudah bisa diunduh arsip soal UAS nya, dan siap digunakan untuk bahan latihan siswa siswi SD kelas 1-6 pada perhelatan UAS semester ganjil tahun ini.

Terimakasih untuk semua pengunjung log ini semoga arsip Kumpulan Soal UAS SD/MI DKelas 1 2 3 4 5 6 Semester 1/Ganjil KTSP Terbaru Lengkap ini bermanfaat untuk dijadikan bahan belajar dan mengajar bagi guru kelas. Telusuri soal soal lainnya yang ada di arsip posting blog ini, untuk lebih mudah melihat koleksi soal lainnya silahkan mengetikan kata kunci pada kotak pencarian.

Saturday, December 5, 2015

Tips Agar Kamu Tidak Di Remedial di UAS Semester 1 ini

Tips Agar Kamu Tidak Di Remedial di UAS Semester 1 ini-Hai apa kabar? Semoga kabarnya baik ya. Besok sudah mulai UAS nih, saatnya kamu sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan benar. Materi-materi pelajaran yang sudah lusuh dikostak meja belajar kamu sudah harus dikeluarkan dan dibaca-baca lagi. Catatan yang pernah kamu buat tentang ringkasan materi pelajaran di sekolah juga sudah harus dibaca-baca lagi, intinya biar kamu bener-bener siap pada UAS nanti.

Tips Agar Kamu Tidak Di Remedial di UAS Semester 1 ini
Ilustrasi siswi sedang belajar bersama. Gambar: smalubukpakam.sch.id
Topik sekolahan yang akan kita omongin kali ini adalah, bagaimana caranya agar kamu tidak masuk dalam daftar siswa yang di remedial. Malu dong kalau nama kamu ada dalam daftar tersebut dan dipajang dipapan pengumuman. Nah biar gak malu lantaran itu, mending kamu baca beberapa tips berikut ini..........

Tips Agar Tidak Di Remedial:
  1. Harus tau catatan nilai kamu selama satu semester. Nilai ulangan harian, nilai UTS, dan nilai-nilai lainnya yang menjadi standar penilaian Sekolah kamu. Disitu kamu akan tahu kemungkinan diremedial atau tidak, karena perhitungan nilai Rapot itu adalah total nilai ulangan harian + nilai UTS + nilai UAS. Kalau nilai ulangan harian kamu kecil mending minta tugas sama guru kamu untuk memperbaiki nilai kamu yang kecil tersebut, ini buat jaga-jaga kalua nilai UAS kamu cuma nyampe KKM misalnya. Gimana caranya tahu catatan nilai kamu? Ya tinggal ditanyakan saja sama guru mata pelajaran kamu, guru kamu tersebut punya catatan nilai kamu yang lengkap yang biasa disebut Ledger Nilai.
  2. Harus siap UAS tentunya. Siap UAS maksudnya, siap dengan kompetensi kamu, kemampuan kamu. Untuk mengetahui / mengukur kompetensi kamu cara terbaik adalah dengan mengerjakan soal soal latiahan, contohnya mengerjakan soal UAS tahun lalu. Atau browsing soal soal di internet sesuai mata pelajaran yang ingin kamu coba. Kalau ternyata kamu sudah tidak ada masalah dengan semua soal yang kamu coba kamu berarti sudah siap 90%. Tinggal yang 10% nya adalah kemungkinan soal yang akan keluar nanti apakah sesuai dengan yang guru kamu ajarkan atau tidak, untuk itu mintalah kisi-kisi UAS ke guru kamu.
  3. Ikut bimbingan belajar (BIMBEL) jika kamu merasa kurang mampu pada mata pelajaran tertentu. Tidak harus Bimbel, kalau guru LES di guru kamu juga lebih baik. Atau belajar kelompok juga merupakan solusi yang tepat.
  4. Jaga kesehatan. Sebab kalau tubuh kamu tidak sehat bagaimana kamu bisa mengikuti UAS, dan kalau sudah tidak mengikuti UAS kemungkinan nilai kamu akan kecil dan itu bisa menjadi penyebab kamu akan di remedial.
  5. Yang terakhir dan yaang harus selalu dilakukan adalah BERDO'A. Sebagai umat beragama, Do'a adalah penguat paling hebat yang akan membuat kamu merasa tenang dan berusaha sepenuh hati, do'a juga adalah motivasi terhebat yang bisa mendorong kamu untuk lebih baik lagi. Mintalah Do'a dari kedua orang tua kamu, sebab do'a orang tua adalah do'a yang paling utama.
Mungkin ada tips-tips lainnya yang bisa kamu tambahkan.  Silahkan menambahkan tips lainnya yang menurut kamu itu penting dan akan membuat kamu bisa mendapat nilai terbaik agar kamu tidak di remedial. Selamat bersiap UAS tahun ini, semoga sukses!

Lanjutkan membaca yang ini:
>> Kumpulan Soal UAS SMP kelas 7 Semester 1 untuk UAS TP.2015/2016
>> Kumpulan soal UAS Bahasa Inggris SMP kelas 1-6 Semester 1 

Friday, December 4, 2015

PNS Termasuk Guru Bisa Menjadi Kades


Seluruh PNS termasuk guru bisa menjadi kepala desa atau perangkat desa tanpa kehilangan statusnya sebagai pegawai negeri.

Hanya saja sesuai surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) No C1.26.30/V.38-6/48, PNS bersangkutan harus dibebaskan dari tugas-tugasnya.

"Boleh-boleh saja guru PNS menjadi Kades atau perangkat desa. Asalkan yang bersangkutan harus dibebaskan dari tugasnya sebagai guru," kata Karo Humas BKN Tumpak Hutabarat di Jakarta, Jumat (4/12).

Dia memaparkan, dalam Surat Kepala BKN tersebut disebutkan, PNS yang dipilih/diangkat menjadi Kades atau perangkat desa dibebaskan untuk sementara waktu dari jabatan organiknya selama menjadi Kades atau perangkat desa tanpa kehilangan statusnya sebagai pegawai negeri.
"Memang banyak PNS guru yang mengadu ke BKN mempertanyakan boleh tidaknya mereka menjadi Kades atau perangkat desa. Sebab sejumlah daerah melarang guru PNS mencalonkan diri sebagai Kades. Tapi ada juga‎ daerah yang malah mengangkat PNS guru jadi Kades namun tetap rangkap jabatan," bebernya.

Tumpak menambahkan, arahan Kepala BKN itu didasarkan pada Pasal 8 ayat 1 PP No 55/1980 tentang Pengangkatan Kepala Kelurahan dan Perangkat Kelurahan menjadi PNS.

‎"PNS yang dipilih/diangkat menjadi Kades/perangkat desa dapat dinaikkan pangkatnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu pegawai negeri yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai kepala daerah/perangkat desa dikembalikan ke instansi induknya," paparnya.

Surat Kepala BKN No C1.26.30/V.38-6/48 juga menjelaskan bahwa Sekretaris Desa yang diangkat menjadi PNS berdasarkan PP ini dapat dimutasikan setelah menjalani masa jabatan Sekdes sekurang-kurangnya enam tahun.

Penetapan waktu enam tahun dalam ketentuan tersebut disesuaikan dengan masa jabatan Kades sebagaimana dimaksud dalam Pasal 204 UU 32/2014 tentang Pemda. Pernyataan kepala BKN sesuai dengan PP 45/2007, pasal 14.
Sumber : http://jpnn.com

Thursday, December 3, 2015

Alasan Pemerintah Menaikkan Tunjangan Kinerja PNS hingga Rp 26 Juta

Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) ‎sedang dalam kondisi jomplang antara pendapatan dan pengeluaran atau belanja, terutama karena rendahnya realisasi penerimaan pajak tahun ini.

Di tengah kondisi tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru menaikkan tunjangan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) beberapa kementerian/lembaga hingga Rp 26 juta per bulan.  

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan kebijakan menyesuaikan tunjangan kinerja kementerian/lembaga terkait dengan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"APBN diarahkan untuk belanja barang, belanja pegawai, belanja sosial. Semua itu bagian dari pengelolaan APBN," ucap dia saat konferensi pers di gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (2/11/2015).

Pemerintah, ujar Suahasil, berharap pengelolaan APBN semakin baik, berkualitas, dan efisien. APBN dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, sehingga pengelolaannya harus dipegang oleh sumber daya manusia yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Jadi, kenaikan tunjangan bagian dari pengelolaan APBN, mengingat PNS dituntut semakin baik, profesional, supaya dapat mengelola APBN sesuai harapan. Seperti tunjangan kinerja pegawai pajak," ujar Suahasil.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam beberapa hari terakhir telah menandatangani peraturan presiden (perpres) tentang tunjangan kinerja bagi beberapa kementerian/lembaga, di antaranya, Badan Pusat Statistik (BPS), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Lembaga lainnya yang menerima penyesuaian tunjangan kinerja adalah Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), BATAN, serta sejumlah Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perdagangan. Besaran kenaikan tunjangan dan kinerja antara Rp 1,9 juta sampai Rp 26,3 juta setiap bulan. 
Sumber : http://bisnis.liputan6.com

Monday, November 30, 2015

PNS Tak Netral Di Pilkada , Langsung Dipecat !


Surat pemecatan sudah disiapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Yuddy Crisnandi. Surat pemecatan ini disiapkan untuk para PNS yang bersikap tidak netral pada pilkada serentak 2015. Saat itu Yuddy berada di Surabaya, Jawa Timur hari Minggu 29 November 2015.

Pemberhentian tidak hormat adalah salah satu sanksi yang dikenakan kepada para PNS yang terbukti bersikap tidak netral. Sanksi yang berupa teguran atau administrasi saat ini sudah tidak berlaku lagi. Hal itu yang dikatakan oleh Yuddy.

Kenetralan PNS dalam pilkada adalah harga mati dan tidak bisa ditawar lagi. Maka dari itu jika terdapat PNS yang terbukti tidak netral akan diberhentikan tanpa rasa hormat. Karena PNS adalah para abdi Negara dengan begitu mereka tidak diperbolehkan berpihak pada kepentingan politik semata.

Untuk mengantisipasi hal ini maka Kementrian akan menindak lanjuti jika terdapat temuan PNS tidak netral. Kementrian akan segera menerjunkan tim investigasi kepada PNS tidak netral. 

Selain investigasi jika terdapat PNS tidak netral maka kementrian juga akan memproses sesuai dengan prosedur yang beralalu.

Kementrian tak hanya menunggu adanya laporan PNS tidak netral. Namun pihak Kementrian akan menelusuri di media social jika ada PNS yang tidak netral maka akan di tindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Yuddy sangat berharap jika nantinya PNS akan bekerja secara professional. Jika promosi, kenaikan pangkatnya, hingga pemberian tujangan kinerja atau bisa di sebut dengan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) tidak ingin di tunda.

Jumlah PNS sebanyak 4,5 juta menjadikan Kementrian kesulitan mendeteksi mereka yang tidak netral. Hal itu telah di nyatakan oleh Yuddy bahwa untuk mendeteksi PNS tidak netral sangat sulit pada pilkada yang akan di laksanakan pada tanggal 9 Desember 2105 mendatang.

Jumlah PNS di Indonesia sangat banyak ini membuat Yuddy kuwalahan menggiring PNS netral 100 persen. Yuddy sangat yakin jika PNS yang netral dalam pilkada yang akan di gelar sebanyak 99 persen. Karena PNS tidak netral itu adalah hal yang sangat wajar.

Para PNS tidak boleh berkampanye dalam salah satu parpol. Selain itu para PNS juga dilarang untuk manjadi tim sukses.
Sumber : http://www.newsth.com

Sunday, November 29, 2015

Tahun 2016 Korpri Akan Ganti Nama


Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) akan berganti nama menjadi Korps Profesi Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia pada 2016 mendatang.

Hal ini berlaku setelah diterbitkannya Pemerintah telah menerbitkan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Mungkin tahun ini yang terakhir menggunakan nama Korpri," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi, dalam keterangan persnya, Minggu (29/11).
Menurutnya, substansi yang terkandung di dalamnya tidak akan banyak berubah. Sementara untuk rancangan peraturan perundangannya sebagai payung hukumnya, saat ini sedang dalam tahap finalisasi dan akan selesai pada akhir Desember 2015.

"Sekalipun Korpri berganti nama, tetapi secara substansi tidak akan berubah. Perubahan yang signifikan kemungkinan adalah kalau dulu kegiatan Korpri didanai oleh APBN dan APBD, maka kedepannya diharapkan akan mandiri dengan memberlakukan iuran," ujarnya.

Untuk menjawab tantangan di masa depan yang semakin kompleks dan dinamis, dibutuhkan ASN yang tangguh dan profesional. Oleh karena itu menurut Yuddy, Korpri diharapkan menjadi motor penggerak untuk melakukan percepatan reformasi birokrasi menuju terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, serta memiliki pelayanan publik yang berkualitas.Pelaksanaan HUT Korpri ke-44 dengan tema

"Dengan Memperkokoh Netralitas dan Profesionalitas, Korpri Siap Menyukseskan Nawacita Demi Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat".

Yuddy mengatakan bahwa ada tiga substansi dari tema tersebut, yaitu :
Pertama,Korpri yang akan berubah menjadi Korps Pegawai ASN Republik Indonesia diharapkan mampu menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi, serta mewujudkan jiwa korps ASN sebagai pemersatu bangsa.

Kedua, jajaran Korpri diharapkan terus meningkatkan profesionalitas dengan terus meningkatkan kecerdasan intelektual, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dengan memahami nilai revolusi mental, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong.

Ketiga, dalam pesta demokrasi, anggota Korpri diharapkan benar-benar menjaga netralitas serta tidak menggunakan fasilitas pemerintah untuk kepentingan kampanye.

Dengan demikian Korpri yang merupakan sebuah organisasi besar yang beranggotakan lebih dari 4,5 juta pegawai negeri sipil (PNS) akan bertransformasi menjadi Korps Profesi Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia pada tahun 2016 mendatang.
Sumber : http://jpnn.com